Investor News

Mitra Keluarga Membukukan Pertumbuhan Pendapatan +27% dan Pertumbuhan Laba +47% untuk FY21

OLEH Aditya Widjaja

Jakarta, 28 Maret 2022

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. ("Mitra Keluarga" atau "Perseroan", terdaftar sebagai "MIKA" di Bursa Efek Indonesia) telah mengumumkan hasil keuangan untuk tahun buku 2021.

Ikhtisar Kinerja

Mitra Keluarga membukukan Pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp 4,35 triliun dan Rp 1,76 triliun yang mencerminkan Pertumbuhan YoY masing-masing sebesar 27,3% dan 35,2%. Total volume pasien di FY21 tumbuh sebesar 11% YoY, pertumbuhan kami didukung terutama oleh pertumbuhan volume pasien COVID-19 yang mencapai 61,3% YoY dan juga pertumbuhan pasien Non-COVID-19 sebesar 6,5% YoY.

Update COVID-19

Mitra Keluarga akan selalu mendukung Pemerintah dan Negara untuk melawan COVID-19, yang mencapai puncak tertinggi di bulan Juli 2021.

  • Lebih dari 20.000 di000 kasus COVID-19 yang dilaporkan sejak awal pandemi pada tahun 2020 dirawat pada tahun 2021.
  • Sebanyak 1.473 tempat tidur dialokasikan untuk pasien COVID-19 di seluruh jaringan Rumah Sakit Mitra Keluarga dan Kasih, pada masa puncak pandemi COVID-19.
  • Mitra Keluarga menyelenggarakan lebih dari 1.000.000 tes antigen dan PCR pada tahun 2021.

Tinjauan Kedepan

Rumah Sakit Zona Hijau

Seiring dengan penurunan kasus COVID-19 sejak Agustus hingga Oktober 2021, Perseroan mengambil langkah yang cepat untuk mengkampanyekan “Rumah Sakit Zona Hijau“ yang bertujuan untuk mempromosikan lingkungan medis yang aman dan steril dan telah diterapkan di lebih banyak rumah sakit kami. Hingga saat ini, terdapat total tiga rumah sakit yang didedikasikan untuk perawatan pasien COVID-19. Strategi ini memungkinkan Rumah Sakit Mitra Keluarga untuk menghadirkan rumah sakit “Bebas Covid” untuk lebih memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien dan pengunjung untuk melakukan semua kebutuhan terkait medis di Ruamh Sakit.

 

Rumah Sakit Digital

Mitra Keluarga telah memulai beberapa inisiatif :

  • Mengimplementasikan end-to-end New Hospital Information System (HIS) yang terintegrasi sebagai fondasi dasar rumah sakit digital. Sampai dengan Desember 2021, 9 dari 17 Rumah Sakit Mitra Keluarga telah menerapkan HIS baru dan akan selesai pada tahun 2023.
  • Mengembangkan Aplikasi Mobile Mitra Keluarga untuk meningkatkan pengalaman pasien. Aplikasi ini akan diluncurkan pada 3Q 2022.
  • Memperluas portofolio bisnis Mitra Keluarga dan cakupan pasien melalui AlteaCare. AlteaCare menyediakan layanan telekonsultasi, akses rekam medis, pengataran obat dan e-farmasi (apotik online).

 

Rencana Ekspansi Rumah Sakit

Mitra Keluarga akan terus menambah lebih banyak rumah sakit di masa depan, baik melalui rencana ekspansi greenfield maupun brownfield:

  • Mitra Keluarga dengan bangga meresmikan Rumah Sakit ke-26 di Jawa Timur. Mitra Keluarga Pondok Tjandra mulai beroperasi pada 22 Februari 2021.
  • Mitra Keluarga telah memulai pembangunan Rumah Sakit ke-27 dan ke-28 masing-masing pada April 2021 dan Juli 2021.
  • Mitra Keluarga meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit yang ada, total tempat tidur operasional untuk FY21 berjumlah 3.320, meningkat 6,9% YoY.
  • Peluang Akuisisi tetap menjadi salah satu strategi pertumbuhan Mitra Keluarga.

Mitra Keluarga akan terus berkomitment untuk meningkatkan intensitas pendapatan melalui penerapan medis yang lebih kompleks dan terkini:

  • Mitra Keluarga meluncurkan layanan terbarunya pada 10 Januari 2021, dengan spesialisasi kesehatan kesuburan: Klinik Kesuburan MBRIO yang berlokasi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, didukung oleh dokter kandungan dan andrologi berpengalaman.
  • Mitra Keluarga telah memulai konstruksi untuk Layanan Radioterapi yang berlokasi di Mitra Keluarga Bekasi Timur pada bulan Agustus 2021.

 

 

 

Kinerja Keuangan FY21

  • Total Pendapatan sebesar Rp4,3 triliun untuk FY21, dibandingkan dengan Rp3,4 triliun di FY20, meningkat 27,3% YoY.
  • Total Kunjungan Rawat Jalan sebesar 2,3 juta untuk FY21, dibandingkan dengan 2,1 juta pada FY20, meningkat 11,1% YoY.
  • Total Hari Rawat Inap 694,1 ribu untuk FY21, dibandingkan 602,7 ribu di FY20, meningkat 15,2% YoY.
  • Pendapatan Rata-rata per Kunjungan Rawat Jalan sebesar Rp 662 ribu untuk FY21, dibandingkan dengan Rp 571 ribu di FY20, meningkat 15,9% YoY.
  • Pendapatan Rata-rata per Hari Rawat Inap sebesar Rp 4,1 juta untuk FY21, dibandingkan dengan Rp 3,7 juta di FY20, meningkat 9,8% YoY.
  • Bed Occupancy Ratio sebesar 57,3% untuk FY21, dibandingkan dengan 53% di FY20, meningkat sebesar 4,2%. Total Tempat Tidur Operasional untuk FY21 berjumlah 3.320, meningkat sebesar 6,9% YoY.
  • Laba Kotor Rp 2,3 triliun untuk FY21, dibandingkan Rp 1,7 triliun di FY20, meningkat 33,6% YoY.
  • Margin Laba Kotor sebesar 52,0% untuk FY21, dibandingkan dengan 49,5% di FY20, meningkat 2,5% YoY.
  • Biaya Operasional sebesar Rp 665,2 miliar untuk FY21, dibandingkan dengan Rp 648,7 miliar di FY20, meningkat 2,5% YoY.
  • EBITDA Rp 1,77 triliun untuk FY21 dibandingkan Rp 1,31 trilliun di FY20, meningkat 35,2% YoY.
  • Marjin EBITDA sebesar 40,6% untuk FY21 dibandingkan dengan 38,2% YoY, meningkat 2,4%.
  • Laba Bersih Rp 1,36 triliun untuk FY21, dibandingkan Rp 923 miliar di FY20, meningkat 47,4% YoY. Perseroan mempertahankan posisi kas sebesar Rp2,8 triliun per 31 Desember

 

Sekilas PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk

Perusahaan mendirikan rumah sakit pertamanya pada tahun 1989, dan pada saat ini memiliki dan mengoperasikan 26 rumah sakit, enam belas di antaranya berlokasi di wilayah Jabodetabek; ada lima di Jawa Barat, empat di Surabaya (Jawa Timur), dan satu di Tegal (Jawa Tengah). Mayoritas rumah sakit dilengkapi dengan ruang gawat darurat, klinik rawat jalan, bangsal rawat inap, ruang operasi, unit perawatan intensif dan apotek, serta fasilitas laboratorium dan radiologi. Mereka juga menawarkan layanan khusus, seperti kebidanan, pediatri, penyakit dalam, angioplasti, bedah ortopedi, dan bedah saraf.

Sejak awal yang sederhana, Perusahaan telah berkembang menjadi salah satu operator rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, dengan jumlah pasien 2,5 juta pada tahun 2021; dalam hal kapasitas tempat tidur rumah sakit, terdapat 3.320 tempat tidur operasional per 31 Desember 2021. Perusahaan mempekerjakan sekitar 7.759staf medis dan non-medis, dengan sekitar 1.473 spesialis yang berpraktik di semua rumah sakitnya pada akhir tahun 2021.

Perseroan berhasil mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 24 Maret 2015. Dengan free float sebesar 38,14%, Perseroan memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 29,9 triliun per 31 Desember 2021. (IDX: MIKA).