Investor News

Pertumbuhan Laba yang Kuat untuk Mitra Keluarga di 1H2021

OLEH Jessica Sukarsa

Jakarta, 9 Agustus 2021

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. ("Mitra Keluarga" atau "Perseroan", terdaftar sebagai "MIKA" di Bursa Efek Indonesia) telah mengumumkan hasil keuangan untuk semester pertama tahun 2021.

Sorotan Kinerja

Mitra Keluarga membukukan Pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp 2,4 triliun dan Rp 1,0 triliun yang mencerminkan Pertumbuhan YoY masing-masing sebesar 65,8% dan 117,0%. Total volume pasien di 2Q21 tumbuh sebesar 3,2% dibandingkan 1Q21, didukung oleh pertumbuhan volume pasien Non-COVID-19 di 2Q21 sebesar 7,3%, sementara jumlah pasien COVID-19 volume turun 23,1% di 2Q21 dibandingkan dengan 1Q21. Total volume pasien untuk 1H 2021 telah meningkat sebesar 11,3% YoY.

Mitra Keluarga terus memperluas jaringannya, Perseroan telah memulai konstruksi pembangunan untuk rumah sakit ke-27 dan ke-28 yang masing-masing berlokasi di Deltamas, Bekasi (April 2021) dan Pamulang, Tangerang Selatan (Juli 2021). Kedua rumah sakit tersebut diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2022 dengan kapasitas masing-masing 200 tempat tidur. Strategi bisnis dengan kedua rumah sakit ini adalah memperkuat penetrasi pasar Mitra Keluarga di wilayah Jabodetabek.

Update COVID-19

Mitra Keluarga akan selalu mendukung Pemerintah dan Negara untuk melawan COVID-19.

  • Mitra Keluarga telah menangani lebih dari 14.000 kasus COVID-19 pada 1H 2021 dan lebih dari 26.000 kasus kumulatif sejak terjadinya pandemi.
  • Perusahaan telah mengalokasikan total 1.473 tempat tidur untuk perawatan COVID-19 di seluruh jaringan Rumah Sakit Mitra Keluarga dan Kasih.
  • Mitra Keluarga juga berpartisipasi dalam Program Vaksinasi Pemerintah COVID-19, total lebih dari 60.000 vaksinasi telah dilakukan pada tahun 2021.
  • Mitra Keluarga telah melakukan lebih dari 300 ribu tes rapid antigen & tes PCR pada tahun 2021.
  • Mitra Keluarga menyediakan layanan telekonsultasi gratis dengan spesialis untuk kasus ringan pasien COVID-19.
  • Mitra Keluarga menyediakan nutrisi, vitamin, dan tunjangan berat bagi tenaga kesehatan.
  • Mitra Keluarga melalui program MIKA CARE, telah mendonasikan ribuan obat-obatan, vitamin, APD dan barang kebutuhan mendesak senilai Rp 3,6 miliar, kepada 80 Puskesmas sebagai kontribusi untuk mendukung upaya program masyarakat Program 3T (Testing, Tracing , dan Treatment).

Rencana Ekspansi Rumah Sakit

Mitra Keluarga akan terus menambah lebih banyak rumah sakit di masa depan, baik melalui rencana ekspansi greenfield maupun brownfield:

  • Mitra Keluarga meluncurkan layanan terbarunya pada 10 Januari 2021, dengan spesialisasi kesehatan kesuburan: Klinik Kesuburan MBRIO yang berlokasi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, didukung oleh dokter kandungan dan andrologi berpengalaman.
  • Mitra Keluarga dengan bangga meresmikan Rumah Sakit ke-26 di Jawa Timur. Mitra Keluarga Pondok Tjandra mulai beroperasi pada 22 Februari 2021.
  • Mitra Keluarga telah memulai pembangunan Rumah Sakit ke-27 dan ke-28 masing-masing pada April 2021 dan Juli 2021.
  • Mitra Keluarga meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit yang ada, total tempat tidur operasional untuk 1H 2021 berjumlah 3.247, meningkat 7,1% YoY.
  • Peluang M&A tetap menjadi salah satu strategi pertumbuhan Mitra Keluarga.

Kinerja Keuangan 1H21

  • Total Pendapatan sebesar Rp2,4 triliun untuk 1H 2021, dibandingkan dengan Rp1,4 triliun di 1H 2020, meningkat 65,8% YoY.
  • Total Kunjungan Rawat Jalan sebesar 1,1 juta untuk 1H 2021, dibandingkan dengan 1,0 juta pada 1H 2020, meningkat 11,7% YoY.
  • Total Hari Rawat Inap 364,8 ribu untuk 1H 2021, dibandingkan 294,0 ribu di 1H 2020, meningkat 24,1% YoY.
  • Pendapatan Rata-rata per Kunjungan Rawat Jalan sebesar Rp 696,6 ribu untuk 1H 2021, dibandingkan dengan Rp 493,5 ribu di 1H 2020, meningkat 41,2% YoY.
  • Pendapatan Rata-rata per Hari Rawat Inap sebesar Rp 4,4 juta untuk 1H 2021, dibandingkan dengan Rp 3,2 juta di 1H 2020, meningkat 37,2% YoY.
  • Bed Occupancy Ratio sebesar 62,1% untuk 1H 2021, dibandingkan dengan 53,3% di 1H 2020, meningkat sebesar 8,8%. Total Tempat Tidur Operasional untuk 1H 2021 berjumlah 3.247, meningkat sebesar 7,1% YoY.
  • Laba Kotor Rp 1,3 triliun untuk 1H 2021, dibandingkan Rp 652,0 miliar di 1H 2020, meningkat 95,5% YoY.
  • Margin Laba Kotor sebesar 53,3% untuk 1H 2021, dibandingkan dengan 45,2% di 1H 2020, meningkat 8,1% YoY.
  • Biaya Operasional sebesar Rp 406,4 miliar untuk 1H 2021, dibandingkan dengan Rp 320,3 miliar di 1H 2020, meningkat 26,9% YoY.
  • EBITDA Rp 1,0 triliun untuk 1H 2021 dibandingkan Rp 466,9 miliar di 1H 2020, meningkat 117,0% YoY.
  • Marjin EBITDA sebesar 42,4% untuk 1H 2021 dibandingkan dengan 32,4% YoY, meningkat 10,0%.
  • Laba Bersih Rp 711,9 miliar untuk 1H 2021, dibandingkan Rp 317,6 miliar di 1H 2020, meningkat 124,2% YoY. Perseroan mempertahankani posisi kas sebesar Rp2,7 triliun per 30 Juni 2021.

 

Sekilas PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk

Perusahaan mendirikan rumah sakit pertamanya pada tahun 1989, dan pada saat ini memiliki dan mengoperasikan 26 rumah sakit, enam belas di antaranya berlokasi di wilayah Jabodetabek; ada lima di Jawa Barat, empat di Surabaya (Jawa Timur), dan satu di Tegal (Jawa Tengah). Mayoritas rumah sakit dilengkapi dengan ruang gawat darurat, klinik rawat jalan, bangsal rawat inap, ruang operasi, unit perawatan intensif dan apotek, serta fasilitas laboratorium dan radiologi. Mereka juga menawarkan layanan khusus, seperti kebidanan, pediatri, penyakit dalam, angioplasti, bedah ortopedi, dan bedah saraf.

Sejak awal yang sederhana, Perusahaan telah bekembang menjadi salah satu operator rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, dengan jumlah pasien 2,2 juta pada tahun 2020; dalam hal kapasitas tempat tidur rumah sakit, terdapat 3.105 tempat tidur operasional per 31 Desember 2020. Perusahaan mempekerjakan sekitar 7.382 staf medis dan non-medis, dengan sekitar 1.345 spesialis yang berpraktik di semua rumah sakitnya pada akhir tahun 2020.

Perseroan berhasil mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 24 Maret 2015. Dengan free float sebesar 38,14%, Perseroan memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 38,9 triliun per 31 Desember 2020. (IDX: MIKA).