MAKANAN BEKAL SEKOLAH, PRAKTIS, SEHAT, BERGIZI

Membekali anak ke sekolah dengan makanan merupakan tindakan bijaksana. Selain mencukupi kebutuhan gizi, bekal makanan merupakan cara menghindari jajanan yang belum tentu sehat. makanan bekal dapat berupa snack atau makanan lengkap dalam porsi kecil. kandungan gizi makanan bekal sebaiknya sekitar 300 kal, 5-7 g protein.

Maraknya penggunaan zat kimia berbahaya dalam makanan jajanan, seperti pewarna, pemberi rasa hingga pengawet perlu diwaspadai. Salah satu cara agar anak terhindar dari makanan jajanan yang tidak sehat adalah membekali anak dengan makanan bekal. Bekal sekolah juga mendidik anak untuk berlaku tidak boros dan mampu mendekatkan hubungan dengan orang tua. Dengan dibekali, anak merasa lebih diperhatikan dan tertanam nilai-nilai kasih sayang di dalamnya.

Banyak kasus keracunan makanan, anak menderita cacingan dan penyakit gangguan pencernaan seperti diare disebabkan oleh konsumsi makanan jajan tidak sehat. Kontrol orang tua harus dilakukan terhadap kebiasaan makan anak. Mengingat usia anak sekolah antara 6-12 tahun adalah masa pertumbuhan, di sisi lain anak belum punya cukup pengetahuan untuk memilih makanan sehat bagi dirinya. Peran orang tua sangat penting agar tumbuh kembang anak optimal dan si buah hati terhindar dari penyakit akibat.makanan yang tidak sehat.

Spesialis gizi dari FKUI, Dr. Luciana B sutanto, MS.SpGK juga menyoroti hal ini. Menurut Dr. Luciana, jika sekolah tidak menyediakan makan yang terjamin kesehatan dan kebersihannya, makanan bekal perlu diberikan. Terutama jika jam sekolah anak lebih dari 4-5 jam. Orang tua juga harus memperhatikan jadwal mata pelajaran anak. Jika hari olah raga tiba, makanan bekal menjadi semakin penting karena anak memerlukan lebih banyak energi untuk aktivitasnya.
Makanan bekal harus sesuai dengan jadwal makanan anak dan kebutuhan gizinya. Jika lama anak di sekolah lebih dari 5 jam,berarti anak ada dua kali jeda istirahat.Dari bisa dilihat jenis makanan yang harus di siapkan. Jika ada dua kali istirahat, sebaiknya disiapkan dua jenis bekal. Pada istirahat pertama cukup di berikan makanan ringan atau snack. Snack sebaiknya dibuat dari bahan yang mengandung unsur gizi lengkap, seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Contoh menunya adalah mini pizza, pastel isi telur atau kroket daging.

Pada istirahat kedua, bekali anak dengan makanan yang cukup mengenyangkan karena biasanya sudah waktunya makan siang. Agar praktis, Dr Luciana menyarankan untuk memilih hidangan sepinggan, yaitu satu hidangan namun lengkap dan padat gizi. Selain praktis dalam menyiapakannya, hidangan sepinggan juga mencukupi kebutuhan gizi anak. Contoh menunya adalah spaghetti dengan topping daging atau ikan dan sayuran, nasi goreng lengkap, macaroni schotel, mie goreng ayam dan sayuran atau sandwich yang berisi daging dan sayuran. Selain semua zat gizi terpenuhi, sarat makanan bekal juga harus praktis dan mudah dalam menyediakannya. Mengingat pagi hari merupakan waktu yang pendek karena orang tua juga harus pergi bekerja.

Makanan bekal juga harus mengenyangkan. Rasa kenyang bisa dipenuhi dari unsur karbohidrat seperti nasi, kentang, roti, pasta atau mie. jangan lupa membekali anak buah dan minuman, baik berupa air putih, susu atau jus. Ini penting agar semua kebutuhan nutrisi anak terpenuhi.

Masa anak-anak adalah usia pertumbuhan, seperti pada organ pencernaan. Fungsi organ pencernaan belum sepenuhnya maksimal, karenanya pilih makanan bertekstur lunak sehingga mudah dicerna. Hindari daging dengan potongan besar,sebaiknya daging di cincang atau pilih daging ayam atau ikan karena teksturnya lebih lunak.jangan menggunakan bumbu terlalu tajam pada makanan seperti cuka, cabai dan lada karena bumbu ini seringkali mengganggu sistem pencernaan anak.

Pada prinsipnya kebutuhan nutrisi anak sama dengan kebutuhan gizi orang dewasa. Tetapi perlu diingat, masa pertumbuhan memerlukan nutrisi ekstra terutama protein. Kebutuhan protein bisa dipenuhi dari daging, telur, ikan, susu, kacang-kacangan dan hasil olahannya. Sedangkan karbohidrat dan lemak penting sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Karbohidrat bisa diperoleh dari bahan pangan seperti beras, roti, mie, pasta, tepung-tepungan, jagung, ubi-ubian. Untuk menjaga, memelihara dan meningkatkan daya tahan tubuh anak, perlu mendapatkan vitamin dan mineral yang cukup. Vitamin dan mineral banyak terdapat dalam buah-buahan dan sayuran.

Agar Makanan Bekal Disukai Anak
1. Ajak anak untuk berdiskusi dan menentukan menu bekal mereka. Dengan cara ini anak menjadi bertanggung jawab dengan pilihannya. Ia puas karena merasa terpenuhi dan bekal sesuai dengan keinginannya.
2. Variasikan makanan agar anak tehindar dari kebosanan. Usahakan jangan sama setiap harinya. Perkaya pengetahuan makanan Anda dengan membaca buku makanan bekal yang banyak dijual.
3. Jangan terlalu banyak membekali snack yang bercita rasa manis. Jenis makanan ini bersifat mengenyangkan sehingga anak tidak napsu makan lagi ketika waktu makan tiba.
4. Anak biasanya tertarik dengan penampilan makanan yang menarik. Usahakan makanan dibentuk semenarik mungkin dan beri sentuhan garnis agar selera makan anak meningkat.

1. ROTI TAWAR GULUNG SOSIS SELADA
Bahan:

  • 40 g (2 buah) roti tawar kupas
  • 60 g (2 buah) sosis
  • 4 lembar daun selada ± 9 cm
  • 100 cc susu cair
  • 1 buah telur
  • 1/4 sdt lada
  • 1/4 sdt garam
  • 1/4 sdt bubuk kaldu ayam
  • 150 g tepung roti
  • minyak untuk menggoreng.

Cara Membuat:
a) Siapkan roti tawar kupas, siram susu ke permukaan roti hingga semua permukaan tekena susu
b) Letakkan 1 lembar daun selada diatas roti kemudian letakkan sosis diujung roti tawar, gulung sambil dipadatkan, sisihkan
c) Kocok lepas telur, campur garam dan lada bubuk, aduk rata
d) Celupkan gulungan roti tawar sosis ke telur, masukkan ke wadah yg berisi tepung roti
e) Usahakan seluruh permukaan terkena tepung roti
f) Goreng dalam minyak panas sedang hingga kecoklatan
g) Angkat dan potong serong menjadi 4 bagian. sajikan dengan cocolan sambal botol/sachet.

Kandungan Gizi:

  • Energi : 526,9 kalori
  • Protein : 21,4 gram
  • Lemak : 36,9 gram
  • Karbohidrat : 25,8 gram

2. NASI GORENG KEMUL
Nasi Goreng:

  • 100 gr nasi putih
  • 50 gr daging ayam, potong dadu
  • 20 gr buncis
  • 20 gr wortel, potong dadu
  • 1/2 buah tomat, potong dadu
  • 1 batang daun bawang, potong-potong
  • 2 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • ½ sdm kecap manis
  • 2 sdm minyak goreng
  • ½ sdt garam halus

Telur Dadar:

  • 1 butir telur
  • ¼ sdt lada halus
  • ¼ sdt garam halus
  • 1 sdm minyak goreng

Cara Membuat:
a) Nasi Goreng: Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. masukan daging ayam, masak hingga daging berubah warna
b) Tambahkan nasi putih, tomat, wortel dan kacang polong. Bumbui lada dan garam, masak hingga semua bahan matang
c) Sesaat sebelum diangkat, tambahkan daun bawang, aduk rata. Angkat, dinginkan
d) Telur Dadar: Masukan telur dalam mangkuk, bumbui lada dan garam, kocok sebentar
e) Panaskan sedikit minyak dalam wajan datar, tuang satu sendok sayur telur, buat dadar tipis. Lakukan hingga habis
f) Penyelesaian: Siapkan satu lembar telur dadar, masukan beberapa sendok nasi goreng ke dalamnya
g) Bugkus menyerupai dadar gulung. Atur dalam dalam kotak bekal.

Kandungan Gizi:

  • Energi : 529 kalori Lemak : 29 gram
  • Karbohidrat : 20,6 gram Protein : 42,3 gram

3. CREPE BANANA COKLAT
Bahan:

  • 200 g pisang raja kukus lalu kupas kulitnya
  • 50 g tepung terigu
  • 1 butir kuning telur
  • 25 ml susu segar
  • 2 g gula
  • 2 g garam
  • 10 g coklat bubuk
  • 5 g margarine dilelehkan

Cara Membuat:
a) Campur tepung terigu, kuning telur, garam dan gula
b) Tuangi susu sedikit demi sedikit sambil diaduk2 hingga licin, masukkan margarine yang telah dilelehkan sambil diaduk hingga rata
c) Panaskan wajan anti lengket. Tuang 1 sendok sayur adonan lalu dadar hingga tipis. Angkat dan sisihkan
d) Coklat bubuk di masak dengan sedikit air hingga mengental
e) Ambil crape/dadar, isi dengan pisang raja yang telah dikukus, beri olesan cokalt, lalu gulung hingga rapi
f) Hidangkan
Kandungan Gizi:

  • Energi : 364,6 kalori
  • Protein : 7,5 gram
  • Lemak : 9,69 gram
  • Karbohidrat : 67,75 gram

4. KROKET KENTANG ISI DAGING
Bahan:

  • 100 gr kentang (rebus dan haluskan)
  • 50 g daging cincang kasar
  • 20 g wortel potong dadu kecil
  • 20 g kentang potong dadu kecil
  • 5 g seledri cincang halus
  • 2 siung bawang putih cincang halus
  • 1 siung bawang merah cincang halus
  • 150 g tepung panir
  • 30 g telur
  • garam, gula dan lada secukupnya

Cara Membuat:
a) Kentang dan wortel yang dipotong dadu dikukus hingga matang
b) Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum
c) Masukkan kentang, wortel dadu, daging, seledri, garam, gula, dan lada aduk hingga
d) Angkat dan sisihkan
e) Untuk bahan pelapis, kocok telur
f) Kentang yang sudah dihaluskan dibentuk bulatan kemudian masukkan isi, bentuk bulat, kemudian celupkan kocokan telur
g) Angkat, gulingkan diatas tepung panir
h) Goreng hingga kuning kecoklatan
i) Angkat dan sajikan.

Kandungan Gizi:

  • Energi : 334,6 kalori
  • Protein : 17,66 gram
  • Lemak : 10,89 gram
  • Karbohidrat : 40,45 gram

Leave a Reply


two × 6 =