PERSALINAN NORMAL TANPA RASA NYERI DENGAN TEKNIK ILA (Intra Labour Analgesia)

dr. Edwin Rusli, Sp. An

Persalinan

  1. Kala satu persalinan
    Sejak awal perubahan dari leher rahim s/d pembukaan lengkap (10 cm)
  2. Kala dua persalinan
    Sejak pembukaan lengkap (10 cm) s/d lahirnya bayi
  3. Kala tiga persalinan
    Sejak lahirnya bayi s/d lahirnya plasenta  (ari-ari)

Nyeri Persalinan

Nyeri persalinan disebabkan karena kontraksi rahim yang teratur yang semakin lama semakin kuat

Kontraksi menyebabkan pembukaan dan penipisan leher rahim

  1. Nyeri pada kala satu persalinan
    Disebabkan oleh kontraksi otot rahim dan pembukaan mulut rahim. Nyeri bersifat kram, tumpul dan sulit dilokalisir
  2. Nyeri pada kala dua persalinan
    Didominasi oleh nyeri somatik sebagai hasil dari regangan dan perubahan struktur-struktur rongga panggul, jalan lahir dan perineum

Nyeri bersifat bersifat tajam dan mudah dilokalisir

Analgesia

An = tidak ; Algesis = sensasi nyeri

Analgesia  = Ketidakmampuan untuk merasakan nyeri dalam keadaan sadar

Pengalaman nyeri persalinan berbeda-beda untuk setiap wanita

  • Metode analgesia tergantung pada:
    – Teknik yang tersedia
    – Pilihan pribadi pasien

Metode Analgesia Pada Persalinan

  1. Farmakologik
    SISTEMIK (UMUM)

    1. Metode inhalasi
    2. Metode sistemik (IV)

    REGIONAL

    1. Analgesia spinal
    2. Analgesia epidural
    3. Kombinasi spinal epidural analgesia
    4. Pudendal block
    5. Paracervical block
    6. Lumbar simpathetic block
  2. Non Farmakologik

    1. Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS)
    2. Akupunktur
    3. Aromaterapi
    4. Teknik relaksasi/pernafasan
    5. Pemberian kompres hangat atau dingin
    6. Hipnotis
    7. Masase

Metode Farmakologik

      Metode Analgesia Umum  -

Inhalasi Menggunakan obat-obat analgesia yang sifatnya menguap

Diberikan melalui sungkup atau maske
ALI

Metode Farmakologik

    • Metode Analgesia Umum  –  Inhalasi Penggunaannya terbatas karena
      1. Teknik sulit
      2. Polusi gas analgesia
      3. Biaya mahal

ALI

    • Metode Analgesia Umum – sistemik Menggunakan obat-obat analgesia yang berbentuk cairan dan diberikan ke dalam pembuluh darah melalui selang infus

ALI

  • Metode Analgesia Regional
    1. Analgesia spinal
    2. Analgesia epidural
    3. Kombinasi spinal-epidural

ALI

    1. Analgesia spinal
        • Suntikan obat anestesi lokal di daerah punggung bawah (L2-L5)
        • jarum ukuran G25/G27 ( diameter 0,41-0,5 mm)

      5

        • Pasien tidak merasakan nyeri yg timbul dari kontraksi rahim
        • Rahim tetap bisa kontraksi
        • Lama kerja obat : 3-4 jam

      ALI

      • Dapat digunakan untuk persalinan pada pembukaan lengkap (crowning)
      • Lebih murah dibandingkan dengan anestesi umum
    2. Analgesia epidural
      ALI

      • Tempat penyuntikan = analgesia spinal
      • Menggunakan jarum G16/G18 à dimasukkan kateter khusus melalui jarum  sampai ke ruang epidural

      ALI

      • Persalinan dari kala I sampai selesai (persalinan tanpa nyeri)
      • Durasi sesuai kebutuhan (jam-hari)

Efek Samping Analgesia Regional

  1. Hipotensi
  2. Nyeri kepala
  3. Gatal
  4. Sesak Napas
  5. Infeksi pd daerah suntikan s/d radang otak

Metode Farmakologik
Metode Analgesia Lokal

  1. Paracervical block
    Obat analgesia disuntikkan langsung di sekitar mulut rahim
    Menyediakan analgesia selama 2 jam dalam kala satu
    Komplikasi : bradikardi janin
  2. Pudendal block
    Obat analgesia disuntikkan langsung pada daerah jalan lahir
    Aman, durasi singkat, efektif hanya untuk kala dua
    Komplikasi: hematoma, infeksi
  3. <strongParavertebral lumbar sympathetic block
    Hanya menyediakan analgesik pada persalinan kala satu
    Memerlukan keahlian khusus
    Metode Non – Farmakologik

    1. Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS)
    2. Akupunktur
    3. Aromaterapi
    4. Teknik relaksasi/pernafasan
    5. Pemberian kompres hangat atau dingin
    6. Hipnotis
    7. Masase

Leave a Reply


− five = 0