Endoskopi – Saluran Pencernaan (Bayi, Anak, & Dewasa)

Endoskopi – Saluran Pencernaan (Bayi, Anak, & Dewasa) Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading

Endoskopi adalah pemeriksaan atau tindakan pengobatan ke dalam saluran pencernaan yang mempergunakan peralatan berupa teropong (endoskop).

Tindakan Endoskopi

Dapat dibedakan menjadi 3 :

  • Gastroskopi (Gastroscopy), digunakan untuk melihat dan mengetahui keadaan serta melakukan tindakan terapi dalam rongga saluran cerna bagian atas mulai dari tenggorokan (esophagus), lambung (maag) sampai ke usus 12 jari (duodenum).
  • Kolonoskopi (Colonoscopy), digunakan untuk melihat dan mengetahui keadaan serta tindakan terapi dalam rongga saluran cerna bagian bawah (usus besar) dan bagian akhir usus halus.
  • ERCP (Endoscopic Retrograde Cholangio Pancreatography), yaitu pemeriksaan untuk melihat kelainan dan tindakan terapi di dalam saluran empedu & pankreas.

Keunggulan Pemeriksaan Endoskopi Saluran Pencernaan:

  1. Dapat melihat dengan jelas lokasi dan jenis kelainan dalam rongga saluran cerna secara langsung pada penderita dengan bantuan monitor dalam waktu yang singkat serta akurasi yang tinggi.
  2. Hasil pemeriksaan dapat langsung dicetak, kelainan langsung didiagnosa dan segera ditentukan cara mengatasinya.
  3. Dapat dipakai untuk melakukan tindakan pengobatan kelainan saluran cerna (atas dan bawah), dengan resiko yang jauh lebih ringan dari operasi
  4. Pada kondisi tertentu dapat menggantikan fungsi tindakan operasi, lebih nyaman, biaya lebih murah, dan rawat inap lebih singkat.
  5. Dapat juga dilakukan pada bayi & anak. Untuk kenyamanan dan mengurangi trauma selama tindakan dapat dilakukan pembiusan umum.

Kegunaan Teknik Endoskopi:

  • Gastroskopi (Gastroscopy), dipakai untuk:
  1. Menentukan diagnosa penderita dengan keluhan saluran cerna yang berulang (kronis) atau berat, dengan keluhan seperti: nyeri pada ulu hati, kembung, mual & muntah.
  2. Melihat dan mengetahui perdarahan saluran cerna atas (ditandai dengan muntah darah) serta menentukan sumber perdarahan dan menghentikan perdarahan tersebut.
  3. Pengobatan varices tenggorokan (esophagus)
  4. Mengangkat daging tumbuh (polip) di tenggorokan (esophagus) atau daging tumbuh (polip) pada lambung.
  5. Mengambil benda – benda yang tertelan seperti: koin, gigi palsu, duri ikan, batu baterai (jam tangan), kancing, dll
  6. Melakukan Gastrostomi, adalah tindakan membuat lubang secara langsung pada lambung untuk memberikan makanan pada keadaan atau kondisi tertentu.
  • Kolonoskopi (Colonoscopy), dipakai untuk:
  1. Melihat dan mengetahui kelainan saluran cerna bawah (ditandai dengan buang air besar berdarah) serta menentukan sumber perdarahan dan menghentikan perdarahan tersebut.
  2. Menentukan penyebab diare yang kronis/menahun
  3. Menentukan penyebab sembelit yang kronis
  4. Mendeteksi kanker usus stadium awal dan lanjut
  5. Mencari penyebab sakit perut kronis
  6. Mengangkat daging tumbuh (polip) di usus besar
  • ERCP, dipakai untuk:
    1. Mengetahui kelainan di kantong empedu, saluran empedu dan saluran pankreas (kelenjar liur perut), antara lain: batu empedu, tumor, radang.
    2. Mengambil batu di saluran empedu
    3. Mengatasi sumbatan saluran empedu/pankreas akibat tumor, radang, batu, dll.
    4. Dan mengatasi kelainan – kelainan yang ada di saluran empedu.

Prosedur Tindakan Endoskopi:

  1. Pasien datang ke Counter Rawat Inap dengan membawa surat rujukan dari Dokter (baik Dokter RS Mitra Keluarga Kelapa Gading atau pun Dokter Luar).
  2. Petugas Counter Rawat Inap akan mendaftarkan baik sebagai pasien Rawat Inap atau ODC.
  3. Petugas Counter Rawat Inap akan meghubungi Bagian Endoskopi untuk melakukan perjanjian
  4. Pasien menuju Ruang Endoskopi (atau pun dapat melalui telpon), kemudian petugas Endoskopi melakukan perjanjian dengan Dokter Spesialis yang diinginkan dan memberikan keterangan mengenai persiapan – persiapan yang harus dilakukan sebelum tindakan, seperti pada:
    • Tindakan Gastroskopi

Pada dewasa, puasa (makan & minum) selama 6 – 8 jam.

Pada bayi dan anak, puasa (makan & minum) selama 4 – 6 jam.

  • Tindakan Konoskopi

Persiapan 24 jam, puasa & diet makanan tanpa serat, diikuti dengan memberikan obat pencuci perut untuk membersihkan usus dari seluruh kotoran.

  • Tindakan ERCP

Puasa (makan & minum) selama 6–8 jam dan harus dirawat selama 1 (satu) malam untuk melihat kondisi pasien setelah tindakan.

  1. Pada waktu yang telah ditentukan untuk tindakan, maka pasien harus mendaftar ulang di Counter Rawat Inap & mengisi Formulir Persetujuan Tindakan.
  2. Pasien dibawa menuju Ruang Endoskopi dan siap melakukan tindakan.

Di RS MITRA KELUARGA KELAPA GADING, Endoskopi menggunakan komputer pendukung dengan jenis MEDIVIEW, dimana gambar yang dihasilkan berwarna serta dapat di rekam dalam CD dan hasil print out berwarna sangat jelas. Teropong (scope) dilengkapi dengan Narrow Band Imaging (NBI) sehingga dapat mendeteksi dini adanya sel – sel dalam saluran cerna yang dapat menjadi sel – sel kanker.

Kapsul Endoskopi (Capsule Endoscopy)

Adalah suatu pemeriksaan untuk saluran pencernaan dengan menggunakan sebuah kapsul kecil, di dalamnya terdapat kamera mini. Kapsul tersebut dapat mengambil gambar keadaan sepanjang usus setelah ditelan oleh pasien.

Prinsip Penggunaan

  1. Kapsul Endoskopi berukuran hampir sama dengan kapsul obat biasa, sehingga dapat mudah ditelan.
  2. Setelah ditelan maka akan segera dapat mengambil gambar di dalam usus sepanjang perjalanannya sampai ke anus, dan gambar tersebut dapat ditransfer ke komputer.

Prosedur Penggunaan:

  1. Pasien akan dipersiapkan dengan pembersihan isi saluran pencernaan untuk mendapat gambar yang baik.
  2. Pasien akan dipasang alat perekam yang ditempelkan di perut dengan menggunakan semacam sabuk & kemudian kapsul ditelan oleh pasien.
  3. Memerlukan waktu selama 8 – 10 jam. Selama pemeriksaan pasien dapat tetap beraktifitas.
  4. Kapsul Endoskopi bersifat disposable (setelah dipakai tidak dapat dipakai lagi).
  5. Setelah ditelan kapsul tersebut akan keluar bersama feces (kotoran)

Pada keadaan apa saja pemeriksaan ini diperlukan?

  1. Untuk mendiagnosa kelainan di usus halus yang tidak dapat dicapai oleh endoskopi biasa.
  2. Mencari penyebab perdarahan di saluran cerna yang tidak dapat dilihat dengan tindakan endoskopi biasa
  3. Mencari penyebab anemia yang tida jelas penyebabnya.
  4. Mencari penyebab nyeri perut yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya dengan prosedur konvensional/biasa.
  5. Lain – lain.

Keunggulan

Prosedur nyaman bagi pasien karena:

  1. Tindakan tidak menimbulkan rasa sakit pada pasien, karena tidak menggunakan teropong (sejenis kabel yang dilengkapi dengan kamera).
  2. Tidak memerlukan pembiusan
  3. Tidak ada komplikasi
  4. Kualitas gambar yang diperoleh dapat memberikan informasi yang jelas untuk diagnosa.
  5. Dapat dilakukan juga pada anak – anak.

Saat ini pemeriksaan hanya dapat dilakukan di RS MITRA KELUARGA KELAPA GADING

Kontraindikasi

Pemeriksaan ini tidak boleh dilakukan pada:

  1. Pasien dengan tanda penyumbatan usus
  2. Pasien yang mengalami gangguan menelan
  3. Pasien yang pernah melakukan operasi pada bagian perut, kec. operasi usus buntu tanpa komplikasi.