Info Sehat

Waspadai DEMAM BERDARAH

Demam berdarah atau dengue haemorrhagic fever atau disingkat DHF dapat menyerang baik anak-anak maupun orang dewasa.

Cara penularan
Ditularkan melalui gigitan nyamuk, terutama Aedes aegypty. Nyamuk penular ini dalam istilah medis disebut vektor. Vektor DHF mempunyai kebiasaan bersarang dalam bejana yang berisi air jernih atau tawar seperti bak mandi, drum air, kaleng bekas dan lain-lain.

Berkembang biaknya vektor tersebut berkaitan dengan beberapa faktor, antara lain :
  1. Kebiasaan masyarakat menampung air bersih untuk keperluan sehari-hari.
  2. Kebersihan lingkungan yang kurang memadai.
  3. Penyediaan air bersih dan terbatas.
Penularan dapat melalui nyamuk betina yang mempunyai kebiasaan menggigit berulang kepada beberapa orang secara bergantian dalam waktu singkat. Perubahan musim mempengaruhi frekuensi gigitan nyamuk dengan jumlah gigitan terjadi pada siang dan sore hari.

Setelah virus dengue masuk kedalam tubuh melalui gigitan nyamuk, tubuh mulai bereaksi atas infeksi tersebut. Gejala dan berat penyakit berbeda antar infeksi pertama dengan infeksi berulang.

Penderita sering mengeluh demam, sakit kepala, mual, nyeri otot, pegal seluruh badan, sakit di tenggorokan, timbul ruam(=kemerahan) dikulit, pembesaran kelenjar getah bening serta gangguan hati dan limpa. Penderita dapat pula kehilangan / kekurangan volume plasma (=cairan darah) sebagai akibat dari dinding pembuluh darah yang seolah-olah mengalami kebocoran, dimana kita ketahui bahwa dinding pembuluh darah berisi plasma. Jika hal ini berlanjut terus maka tekanan darah akan menurun, sebagai akibatnya darah yang dipompakan keorgan-organ tubuh vital menjadi berkurang, kondisi ini disebut Syok / Renjatan. Selain tekanan darah yang menurun, sel-sel pembeku darah juga banyak yang rusak, akibatnya jumlah menjadi berkurang dan mempermudah terjadinya pendarahan antara lain pada kulit, gusi, hidung, saluran cerna dan lain-lain.

Gejala-gejala klinis
Bervariasi dari yang paling ringan sampai yang paling berat. Masa inkubasi (mulai dari saaat terinfeksi sampai timbulnya gejala) antara lain 3-15 hari, rata-rata 5-8 hari. suhu tubuh meningkat tiba-tiba, disertai sakit kepala, nyeri otot dan tulang, mual serta kadang-kadang disertai muntah dan batuk ringan. Sakit kepala dapat menyeluruh atau hanya disekitar mata.
Ruam kulit pada awal demam sering di muka dan di dada, hanya berlangsung beberapa jam. Ruam selanjutnya mulai antara hari ke 3-6, dapat terlihat di tengah dan kaki, selanjutnya dapat menjalar cepat keseluruh tubuh.
Lidah sering kotor atau berselaput putih dan kadang-kadang pasien juga mengalami kesulitan buang air besar. Pada penderita DHF, gejala pendarahan mulai pada hari ke 3 atau hari ke 5 berupa bintik-bintik seujung jari atau lebih besar lagi, berupa mimisan, muntah dan buang air besar berdarah. Pembesaran hati dan limpa dapat diketahui dengan adanya nyeri saat menekan ulu hati.
Waspadai bila terjadi syok( (biasanya hari ke 3 dan hari ke 7), ditandai dengan kulit teraba lembab dan dingin, ujung jari kebiruan dan tekanan darah turun dibawah normal. Bila syok tidak diobati dengan baik, penderita dapat meninggal dunia.

Sikap kita
Untuk memastikan penyakit, pasien harus berkonsultasi dengan dokter. Selain konsultasi dokter juga akan melakukan analisa dari hasil tes laboratorium melalui analisa dari hasil tes laboratorium melalui hasil tes darah dan pemeriksaan foto dada(thorax foto), pemeriksaan/ rekam jantung serta pemeriksaan lain-lain yang diperlukan dan dilaksanakan dengan indikasi. serta itu barulah dokter akan memutuskan apa perlu dirawat di Rumah Sakit atau tidak



Kembali ke Menu Info sehat





RS Mitra Keluarga Kelapa Gading
Jl. Bukit Gading Raya kav.2, Kelapa Gading - Jakarta 14240
Telp. +62 21 4585 2700 & 4585 2800
Fax. +62 21 4585 2727


Copyright © Mitra Keluarga Group - All Rights Reserved | Powered by MIS Department Mitra Keluarga Group