Info Sehat

KANKER LEHER RAHIM


Kanker serviks ( cervical cancer ) di Indonesia dikenal sebagai kanker di mulut rahim atau leher rahim,kanker ini terjadi pada serviks uterus,suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan bagian dari rahim yang terletak di liang senggama ( vagina ).

Siapa saja yang beresiko terkena Kanker Leher Rahim ?
  1. Setiap wanita yang pernah melakukan hubungan seksual mempunyai resiko terhadap kanker leher rahim
  2. Wanita yang sering berganti pasangan seksual yang berganti-ganti atau wanita yang pasangan seksualnya sering berganti
  3. Wanita yang memulai aktifitas seksualnya pada usia yang terlalu muda ( usia remaja )
  4. Merokok akan memperbesar resiko kanker leher rahim

Bagaimana terjadinya kanker Leher Rahim ?
Seperti layaknya semua kanker,kanker leher rahim terjadi dengan ditandai adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak lazim ( abnormal ),perubahan ini biasanya memakan waktu bertahun-tahun,sebelum sampai menjadi sel-sel kanker,yaitu suatu masa pra kanker.


Deteksi Kanker Leher Rahim ?
Suatu tes telah ditemukan yaitu 'Pap Smear Tes'.Tes ini merupakan suatu tes yang dilakukan dengan mengambil sel-sel yang terdapat pada lendir leher lahim dan kemudian diperiksa di bawah mikroskop.yang dicari adalah sel-sel pra kanker,dimana hasil pengobatan sangat baik.

Bagaimana Pap Smear Tes dilakukan ?
Tes ini hanya memerlukan waktu beberapa menit saja.pasien dalam keadaan berbaring terlentang di atas meja periksa,kemudian dokter akan memasukkan sebuah alat yang dinamakan speculum ke dalam liang senggama ( liang vagina ).Alat ini berfungsi untuk membuka dan menahan dinding vagina agar tetap terbuka,sehingga memungkinkan pandangan yang bebas pada leher rahim kemudian diambil dengan cara mengupas lendir leher rahim dengan alat yang dinamakan spatula,suatu alat yang menyerupai tangkai es krim.lalu usapan tersebut dioeskan pada obyek glass yang kemudian dikirimkan ke laboratorium patologi untuk pemeriksaan yang lebih teliti.saat yang paling baik adalah sekitar masa subur kurang lebih 1 minggu setelah haid bersih.hasil dapat diperoleh 1-2 hari kerja setelah pemeriksaan.

Sakitkah pemeriksaan pap Smear ?
Pemeriksaan ini tidak menimbulkan rasa sakit.Tetapi mungkin sedikit tidak nyaman.

Cara menghindari Kanker Leher Rahim ?
  1. Tidak berganti-ganti pasangan seksual
  2. Tidak merokok
  3. Lakukan pemeriksaan Pap Smear secara teratur.Minimal satu tahun sekali,sampai usia 70 tahun.namun,pada beberapa kasus,Dokter akan menyarankan mungkin 2 kali setahun lebih ssering.
Bagaimana dengan kegiatan seksual sehari-hari ?
Pada penderita kanker leher rahim pasca pengobatan dengan operasi,umumnya tidak mengalami masalah,namun bagi mereka yang mendapat pengobatan dengan radiasi,ada resiko akan mengalami penyempitan dan kekakuan liang segama.

Tanda-tanda Kanker Leher Rahim ?
Pada stadium dini perubahan sel-sel hanya terlihat dengan pemeriksaan melalui mikroskop,sehingga pada stadium dini seringkali tidak menimbulkan keluhan,sedangkan pada stadium lanjut perubahan sel-sel kanker ini dapat menyebabkan pendarahan setelah aktivitas seksual atau diantara masa menstruasi.Tanda-tanda lainnya adalah keputihan yang tidak kunjung sembuh da berbau tidak sedap.

Pengobatan Kanker Leher Rahim
selain pemeriksaan pap smear,Dokter juga biasanya melakukan pemeriksaan fisik terhadap organ kandungan.Setelah didiagnosa menderita kanker serviks maka dokter menentukan stadium penyakit dan pengobatan serta tindakan apa yang harus diberikan kepada pasien sesuai dengan berat ringannya penyakit.pada keadaan penyakit tahap pra kanker maka pengobatan dapat dengan:
  1. pembakaran jaringan pada daerah yang terdapat sel kanker ( kauterisasi )
  2. Eksisi,yaitu mengambil sedikit jaringan dari sel-sel yang mengalami perubahan.pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan
  3. pada kanker serviks stadium dini pengobatan terbaik adalah operasi,yaitu dengan cara mengambil daerah yang terserang kanker,biasanya leher rahim beserta uterus(rahim) dan kelenjar-kelenjar di panggul.

sedangkan bila keadaan telah lanjut,maka dapat dilakukan :
  • Radioterapi,yaitu dengan menggunakan sinar x berkekuatan tinggi atau kombonasi dengan
  • Kometerapi,yaitu pemberian obat-obatan untuk mematikan sel-sel kanker

Kembali ke Menu Info sehat





RS Mitra Keluarga Kelapa Gading
Jl. Bukit Gading Raya kav.2, Kelapa Gading - Jakarta 14240
Telp. +62 21 4585 2700 & 4585 2800
Fax. +62 21 4585 2727


Copyright © Mitra Keluarga Group - All Rights Reserved | Powered by MIS Department Mitra Keluarga Group