Posts Tagged ‘rumah sakit mitra cibubur’

Spesialis Penyakit Dalam

PENDIDIKAN :

  • Spesialis Penyakit Dalam – Fak. Kedokteran Univ. Indonesia
  • Fak. Kedokteran Univ. Sebelas Maret, Solo

PENGALAMAN KERJA :

  • Dokter Medical Check Up Pusat Uji Kesehatan Manggala – RS Puri Cinere (2011-2013)
  • Dokter Internis dan poliklinik RS MMC, Jakarta (2012-2014)
  • Dokter Medical Check Up Jamsostek – PT Nayaka (2013)
  • Dokter Internis RS Harapan Mulia, Bekasi (2013-2014)

PELATIHAN :

  • Workshop: Basic Mechanical Ventilation. International Chest & critical Internal Medicine, Cipto Mangunkusumo Hospital, Jakarta, 2013
  • Pelatihan TOT Instruktur Bantuan Hidup Dasar. RSUPN. Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta 2012
  • Pelatihan Pemasangan Peripherally Insertion Central Catheter. Divisi Respirologi dan Perawatan Kritis RSUPN. Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta 2013
  • Kursus Insulin Lanjut. Div. Metabolik Endokrin. Dept. IPD FKUI/ RSCM. 2012
  • Kursus Insulin Dasar. Div. Metabolik Endokrin. Dept. IPD FKUI/ RSCM. 2010
  • Parenteral & Enteral Improve Skill. Tim Nutrisi Klinik Dept. Ilmu Penyakit Dalam FKUI/ RSCM, Jakarta 2010

SIMPOSIUM :

  • 18th Asian Pacific Society of Respirology, Yokohama, November, 2013
  • Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Penyakit Dalam FK-UI 2013, Jakarta. Oktober 2013
  • Symposium of Hypertension, Jakarta Nephrology and Hypertension Course. 2013
  • 12th Holistic Approaches in Cardiovascular Disease. 2013
  • 6th Indonesian Society of Hypertension. 2012
  • Diabetes Obesity Cardiovascular Link. 2012

PUBLIKASI & PENELITIAN :

  • Faktor-faktor Prediktor Mortalitas Pasien dengan Ventilator mekanik di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
  • Tesis: Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam, Fak. Kedokteran Univ. Indonesia. 2014
  • Sumantri S, Bona Adhista, Riahdo Saragih, Dedy Gunawan, Marcellus Simadibrata, A. Fauzi, Daldiyono, AA. Rani. Candida Esophagitis: A Retrospective Study of Upper Gastrointestinal Endoscopic Grading and the Characteristic Profile. The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy. Vol. 12, No. 2, August 2011
  • Bona Adhista, Ceva W. Pitoyo, C Martin Rumende. Early Predictors of Mortality in Patient with Mechanical Ventilator in Cipto Mangunkusumo Hospital. Respirology. Oct 2013; Vol 18 (Suppl. S4)

ORGANISASI :

  • Ketua Majelis Pertimbangan Anggota Kerukunan PPDS IPD FKUI, 2013
  • Anggota Tim Bantuan Medis PAPDI Medical Relief

Kenali Masa SuburKenali Masa Subur

“Kenali Masa Subur Anda & Pasangan” inilah topik yang ditampilkan pada acara Parents Gathering pada hari Sabtu, 26 Oktober 2013 di Auditorium Lt. 4 RS Mitra Keluarga Cibubur, serta menghadirkan dr. W. Dwi Putri, SpOG (Spesialis Kebidanan & Peny. Kandungan) sebagai pembicaranya.

dr. Dwi menyampaikan bahwa setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda yang rata-rata 28-30 hari atau 22 – 35 hari. Sel telur berovulasi atau keluar dari indung telur pada pertengahan masa haid, yakni sekitar hari ke-14 hingga hari ke-16 dihitung dari hari pertama haid. Sehingga, 3 hari sebelum hari ke-14 dan 3 hari setelah hari ke-14 adalah perkiraan masa subur wanita. Saat inilah keadaan yang memungkinkan bagi sel telur untuk dibuahi. Contoh perhitungan, misalnya anda menstruasi setiap tanggal 1. Kita anggap saja dalam sebulan ada 30 hari, jadi dengan siklus 28 hari maka perkiraan hari pertama menstruasi selanjutnya adalah tanggal 28. Ini berarti ovulasi anda terjadi 14 hari sebelum tanggal 28 yaitu sekitar tanggal 14. Bagi wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur : Mencatat kapan anda mulai haid, Mencatat kapan berakhirnya, Menghitung berapa kali masa haidnya setelah mencatat awal dan akhir menstruasi, dan Lakukan itu selama enam bulan (tinggal cari siklus terpendek selama enam bulan tadi kemudian dikurangi 18 & Siklus terpanjang dikurangi 11). Ciri-ciri masa subur dapat dilihat pada Cairan Serviks, seperti : Jika dalam kondisi normal, cairan itu biasanya lengket dan bertekstur ‘creamy’ (kental), namun saat masa subur (ovulasi) jumlah cairan akan lebih banyak, dan teksturnya lebih cair dengan warna yang bening.

Sedangkan untuk pria tidak mempunyai siklus bulanan seperti wanita, terjadi setiap pagi hari atau terutama saat musim dingin. Pada waktu pagi hari & musim dingin, seorang pria memiliki jumlah sperma yang lebih banyak. Testis Pria sangat sensitif terhadap suhu, dan saat suhu panas akan mempengaruhi kehidupan sperma yang lebih pendek. Puncak masa subur pria mencapai titik maksimal pada usia pria mencapai titik maksimal pada usia sekitar 18 tahun s/d 30 tahun. Puncak seksual pria & wanita dipengaruhi oleh gaya hidup, hormonal & faktor emosional.
Acara Gathering ini sangat menarik perhatian sehingga banyak pasangan muda maupun para wanita-wanita aktif hadir dalam acara gathering tersebut. Acara ini terselenggara atas kerjasama RS Mitra Keluarga Cibubur dan Majalah Parents Indonesia.