Posts Tagged ‘bekasi timur’

Bedah Anak

Nama Dokter Kode Ruang Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu
dr. Ruanka Bilommi,SpBA     - 19 - 20.30 - - - 08 - 10


* dengan Perjanjian
** Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu, untuk penjelasan hubungi Pendaftaran Rawat Jalan
** Untuk memudahkan pelayanan sebaiknya dengan perjanjian / Appointment yang dapat dilayani 24 jam
kembali ke jadwal praktek dokter

MASALAH BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah)
Definisi BBLR

  • BBLR : Berat lahir < 2.500 gram
  • BBLSR : Berat lahir 1.000-1.499 gram
  • BBLASR : Berat lahir < 1.000 gram

 

BBLR dibagi menjadi :

  • Bayi Kurang Bulan (BKB)
    Bayi dengan pertumbuhan normal tetapi lahir terlalu dini / prematur (masa gestasi <37 minggu)
  • Bayi dengan pertumbuhan janin terhambat (PJT)
    Bayi prematur atau cukup bulan tetapi mengalami gangguan pertumbuhan intrauterine.

Masalah Bayi Prematur

  • Pengaturan suhu
  • Pemberian minum
  • Sindrom gawat nafas
  • Perdarahan intraserebral dan intraventrikular
  • Infeksi
  • Penyakit metabolik seperti hipoglikemi dan hiperbilirubinemia
  • Masalah gangguan fisik dan mental
  • Penyakit yang kronik

Perawatan Metode Kanguru (PMK)

  • Metode kanguru sebagai pengganti inkubator untuk BBLR
  • Metode kanguru adalah suatu metode perawatan BBLR yang diilhami oleh cara seekor kanguru merawat anaknya yang selalu lahir prematur.
  • Bayi dalam keadaan telanjang (hanya menggunakan popok, topi, kaus kaki) diletakkan secara vertikal di dada diantara kedua payudara (ibu telanjang dada) kemudian diselimuti.
  • Panas ibunya dialirkan dari kulit ibu ke kulit bayi secara kontinyu.

Manfaat PMK
Bagi Bayi

  • Suhu lebih stabil
  • Denyut jantung stabil
  • Pola pernapasan bayi menjadi lebih teratur
  • Waktu tidur lebih lama
  • Pemakaian kalori lebih berkurang
  • Kenaikan berat badan lebih cepat
  • Bonding lebih baik

Manfaat PMK
Bagi Ibu

  • Mempermudah pemberian ASI
  • Bonding antara ibu dan bayi terjadi lebih baik
  • Pengaruh psikologi bagi keluarga
  • Ibu merasa percaya diri dalam merawat bayi
  • Peningkatan produksi ASI

Manfaat PMK
Bagi petugas kesehatan

  • Dari segi efisien tenaga karena ibu lebih banyak merawat bayinya sendiri Bagi Institusi
  • Lama perawatan lebih pendek
  • Efisiensi anggaran

 

4 Hal Penting

  • Saat memulai PMK
    Dapat dilakukan beberapa saat setelah bayi lahir sampai beberapa hari setelah lahir.
  • Lama PMK dalam sehari
    Minimal 60 menit sampai 24 jam perhari
  • Sampai kapan ?
    Sampai bayi sudah tidak mau lagi
  • Siapa saja yang boleh melakukan PMK ?
    Ibu, ayah, kakek, nenek, dll

PMK Intermitten dan Kontinu

  • PMK Intermiten : PMK dalam jangka pendek dapat dimulai pada bayi2 dalam proses penyembuhan tapi masih perlu pengobatan medis (misalnya bayi dengan infus, tambahan oksigen dalam konsentrasi rendah).
  • PMK Kontinu : PMK terus menerus dilakukan bila kondisi bayi stabil, bayi dapat bernapas alami tanpa tambahan oksigen.

Posisi Kangguru

  • Letakkan bayi diantara payudara dengan posisi tegak
  • Kepala bayi sedikit dipalingkan kekanan/kekiri dengan sedikit tengadah (ekstensi)
  • Dada bayi menempel di dada ibu
  • Perut bayi berada disekitar epigastrium dan jangan tertekan.
  • Tangan bayi dalam posisi fleksi
  • Pangkal paha bayi dalam posisi fleksi dan melebar seperti kodok.
  • Ikatan kain/selendang dengan kuat dan tepi gendongan bagian atas mencapai bagian bawah kuping bayi
  • Awasi : napas/warna kulit/suhu : pegang telapak kaki bayi (dengan punggung tangan).

Memonitor Pertumbuhan BBLR

  • Penimbangan berat badan bayi
  • Pengukuran panjang bdan bayi
  • Pengukuran lingkar kepala
  • Diplot ke dalam kurva yang sesuai

Pemulangan Bayi dengan PMK
Biasanya bayi dipulangkan apabila :

  • Kesehatan bayi secara keseluruhan baik, tidak ada apnu atau infeksi
  • Bayi mampu menghisap dan menelan dengan baik
  • Berat badan bayi bertambah terus minimal 15 gr/kg/hari selama 3 hari berturut-turut
  • Suhu bayi dalam posisi PMK stabil/dalam batas normal (36,5-37,5) selama 3 hari berturut-turut
  • Ibu dan keluarga mampu merawat bayinya

Kapan Harus Kembali ke RS

  • Bayi tidak mau minum/muntah
  • Bayi gelisah, rewel, tidak sadar
  • Demam (suhu >37,5°C), walau tengah dihangatkan ulang
  • Bayi mengalami kejang
  • Bayi mengalami diare
  • Bayi mengalami sesak

 

Pemberian ASI pada BBLR
ASI Eksklusif

  • Asi merupakan makanan alamiah bayi manusia baik cukup bulan atau maupun kurang bulan
  • Sekarang dianjurkan selama 6 bulan untuk bayi cukup bulan atau kurang bulan 34 minggu.

Keberhasilan ASI Eksklusif pada BBLR

  • Motivasi ibu dan keluarga terdekat
  • Skin to skin segera setelah bayi stabil (dilanjutkan dengan PMK)
  • Tidak diberi makanan prelakteal
  • Menyusui tanpa jadwal dalam PMK
  • Petugas medis mengajari cara menyusui yang benar dalam posisi PMK dan memberi dukungan moril pada ibu
  • Jangan berikan asi perah / formula dengan dot

Kegagalan pemberian ASI pada BBLR
Pada bayi :

  • Refleks hisap belum baik (>34 minggu)
  • Refleks menelan belum baik (<32 minggu)
  • Energi bayi untuk menghisap kurang
  • Volume gaster kecil
  • Sering muntah
  • Peristaltik usus lambat

Pada Ibu :

  • Ada perasaan bersalah
  • Kepercayaan diri ibu kurang
  • Tidak ada dukungan dari keluarga
  • Tidak ada dukungan dari petugas
  • Tidak tahu teknik dan waktu memerah & menyimpan ASI perah yang benar
  • Tidak tahu teknik menyusui dalam posisi PMK

Pemberian ASI pada BBLR

  • BBLR > 1.800 gram
    Kehamilan >34 minggu, langsung menetek, meskipun masih lambat, menetek 8-10x perhari.
  • BBLR 1.500-1800 gram
    Kehamilan 32-34 minggu, refleks hisap belum baik tetapi refleks menelan mulai ada, ASI perah dengan sendok atau cup feeding diberikan 10-12x / hari.
  • BBLR 1.250-1.500 gram
    Kehamilan 30-32 minggu, refleks hisap dan menelan belum ada, hari hari pertama minum dengan pipet atau sendok, minum 10-12/hari.
  • BBLR <1.250 gram
    Biasanya bermasalah, perlu IVFD untuk beberapa hari. Setelah stabil mulai minum dengan pipa orogastrik sebagai asupan awal untuk memelihara jonjot usus (1cc/kgBB/x minimal 4x perhari).

Posisi Menyusu Bayi dalam PMK

  • Telapak tangan ibu memegang tengkuk bayi
  • Bokong masih di sangga
  • Miringkan posisi bayi agar mulut berada disepan puting
  • Telinga dan lengan bayi berada dalam 1 garis lurus

Perlekatan Menyusui yang Benar

  • Dagu bayi menempel payudara
  • Areola atas lebih nampak
  • Bibir bawah melebar keluar
  • Mulut membuka lebar
  • Ibu merasa nyaman dan tidak merasa sakit
  • Pipi bayi tidak cekung
  • Tidak ada suara cup..cup (hanya suara menelan)

Hal yang perlu di perhatikan

  • Bila sudah terbiasa menetek, bayi bisa minum tanpa keluar dari posisi kanguru.
  • Bila menetek diluar, bedong bayi dan tetap memakai topi.
  • Keperluan cairan (secara umum) : 60ml/kgBB hari pertama, tambahkan 20ml/kg(hari kedua), bertambah 10ml/kgBB setiap hari sampai mencapai 180-200ml/kgBB (umur 14 hari).